sebelumnya terimakasih udah baca :)
ini hanya cerita karangan saya, yang juga d post di salah satu fanpage . :)
dan ini sudah memasuki part 7 :)
selamat membaca.
************************************************************************
aku masuk ke rumah. berlari tanpa sedikitpun menekan bel atau pun mengetuk pintu. yang ku tau kini harus menemui Mom. aku sangat cemas saat ini.
saat aku sampai di depan kamar Mom, terlihat Daddy yang sedang berbicara dengan serius bersama seorang dokter. aku ingin sekali mendegarkan percakapan mereka, tapi suara mereka terlalu sulit untuk di ddengar. aku hanya takut terjadi sesuatu dengan Mom. Saat aku masuk ke dalam kamar Mom, terlihat Nando yang sedari tadi diam sambil memegang tangan Mommy.
"bagaimana keadaan Mom??"
Nando tidak menjawab. dia seperti orang bisu saat ini. Aku hanya melihat raut kesedihan di wajahnya, raut wajah ini sama sekali tidak pernah terlihat dari wajah kakakku yang selalu ceria ini.
"Lexi kau sudah pulang??", suara Dad mengagetkan kami dan mengejutkan lamunan Nando.
"Sudah, Dad saja yang tidak sadar dengan kehadiranku"
"Maaf yaa"
"Dad, Mom kenapa? Mom sakit apa? apa ini serius?"
"kau ini seperti polisi saja", kata Dad dengan sedikit senyum
"Dad, jawab dulu pertanyaanku"
"Mom tidak apa-apa honey"
"Dad sudah cukup sandiwaranya, jelaskan saja", Nando meninggikan suaranya dan wajahnya begitu kesal
"Dad" kataku sambil menatap Dad curiga
"Nando, Mom tidak apa-apa. dia hanya kelelahan."
"yakin?"
"yakin Lexi yang cantik"
**
from : justin
Lexi kau tega sekali pergi tanpa pamit dengan kami.
Mom Pattie kehilanganmu kau tau?
kebiasaan yang buruk -__-
aku terkejut dengan pesan ini, ku kira dia tidak sadar kalau aku tidak ada.
to : justin
Mommy sakit, Aku harus pulang. sampaikan maafku untuk Mom Pattie.
setelah itu tidak ada lagi balasan dari Justin.
JUSTIN POV
ini selalu saja terjadi
selalu saja aku alami dan selalu saja aku rasakan
cinta itu adil atau tidak??
satu sisi aku begitu merasakan bahwa cinta itu adil
tapi di lain sisi aku begitu kecewa dengan cinta.
aku takut cinta ku hanya bertepuk sebelah tangan
aku takut perasaanku hanya semata.
aku mencintai dia, tapi apakah dia mencintai ku??
Tuhan apakah aku jahat?
aku membiarkan cinta nya yang tulus datang padaku.
dan aku membiarkan itu semua sia-sia
aku menyakiti dia yang selalu mencintaiku secara diam-diam
YOU'RE MY ONLY ONE


Tidak ada komentar:
Posting Komentar